ReviewReviewReviewTHE WINNER (Modigliani, Amedeo)Mar 11, '07 12:42 AM
for everyone
Category:Movies
Genre: Classics
Film ini dimulai dengan sebuah Track Back Amedeo Modigliani (Tokoh utama) atas kenangan masa lalunya; ketika seluruh harta kekayaan keluarganya disita dari apartemen yang dikontrak sama kelurganya. Miskin!! hmmmh..harta itu disita mungkin karena keluarganya sudah tidak mampu lagi membayar utang-
utangnya. Pada saat itu perundang-undangan penyitaan kerajaan Perancis tidak memperbolehkan untuk menyita barang-barang yang terdapat diatas tempat tidur seorang wanita yang sedang melahirkan. Heeheh..lantas bapaknya bergegas mengambil semua barang-barang yang kira-kira penting seperti mesin jahit ibunya, kursi-kursi warisan keluarga, alat masak dll dan meletakannya diatas tempat tidur Ibunya Modig yang pura-pura sedang melahirkan. Pihak kerajaan tidak berani dong..membuka kain yang dipake buat nutup "ntu"-nye..maka akhirnya pihak kerajaan percaya (meskipun sebel).

Nah pada suatu hari di Paris diadakan sebuah kompetisi lukis. Semua pelukis-pelukis gila ikutan di kompetisi itu. Dari Maurice Uthrillo, Souttine, Diego Reviera (suaminya Frida Kahlo: Tonton filmnya Frida), dll kecuali Pablo Picasso dan Amedeo Modigliani. Si Pablo enggak mau ikutan kalo si Modi engga ikutan juga. Si Modi engga mau ikut karena lagi bet muut kali yee?..Nah si Picasso ini saingannya si Modigliani. Mereka sering saling sindir dimanapun mereka bertemu. Misalnya di bar ketika semua seniman hadir semua disitu. Modigliani ngaheureuyan si Pablo;"Eh Pablo..yang suka ML sama kotak!! maukah kau bercinta bersamaku?"...hehehe..sambil menyisipkan bunga mawar di telinga Pablo lantas Modigliani nungging di depan Pablo pantatnya dia digoyang-goyang...semua yang hadir kagak ada yang enggak ketawa. Wajah Pablo merah jambu..hihhi..=P. Tapi akhirnya setelah dikompor-komporin sama Pablo akhirnya Modi ikut juga.

Dia pacaran sama salh seorang cwek yang chuanthique buanget! yang tidak lain adalah salah seorang murid lukisnya dia. Sampai dia mempunyai seorang anak, keluarganya tetap tidak setuju. Karena ayahnya yang Katolik tidak rela anaknya dinikahi oleh seorang pelukis yahudi dan miskin ituww. Nah..setelah dirayu habis-habisan Modig akhirnya menikahi cweknya itu. Pada malam kompetisi lukisan di pajangkan dan dipilih melalui voting setiap hadirin yang datang Modig mengambil surat nikahnya. Ia berencana sesudah itu Ia akan menghadiri malam resepsi kompetisi seni lukis itu. Tapi sayang saking cintanya dia sama alkohol, dia mampir dulu ke bar untuk minum. Well ternyata ia enggak bisa menahan diri disitu..dia minum banyak banget. Padahal di kantongnya engga ada duit sedikitpun. Yang ada hanya surat nikahnya dia yang udah diusahain edan-edanan dengan mengantri sampai ketiduran. Well akhirnya pas ketahuan dia engga bayar..yah dia dibantai oleh orang bar pada sebuah gang. Bulan temaram..terang menerangi pelataran yang putih karena mulai datang musim salju. Tubuhnya menggelepar di atas salju yang putih. Darah mengalir...di tempat lain di sebuah gedung yang megah..semua hadirin sunyi..termenung..saking terpesonanya sama lukisan Modigliani tentang istrinya yang lagi hamil tua. Baru di lukisan itulah Modigliani melukis mata pada modelnya. Karena sebelumya memang tidak pernah.Biasanya matanya hanya warna hitam aja. Dia pernah bilang pada suatu hari kalo dia benar-benar kenal jiwa seseorang..nah baru dia akan melukis matanya.Nah pada saat melukis istrinya itulah dia melukis mata dengan sempurna pada masa-masa model ketika mengalami puncak kecantikan seumur hidupnya (yaitu pada saat dia hamil). Gedung menjadi sunyi. Hampir semua mata hadirin berkaca-kaca. Baru pada saat Pablo bertepuk tangan..saat itulah semua hadirin dengan semangat bertepuk tangan juga. Tidak ada seorangpun yang tahu..kalo pelukis lukisan itu tengah sekarat dibawah rimbunan salju pada sebuah gang yang remang-remang. Duh cape ngetik euy..

Hmm..langsung aja deh..akhirnya dia mati. Lantas istrinya bunuh diri karena saking cintanya dia itu sama si Modi. Di film diceritakan kalo kematian Amadeo Modigliani itu karena kecanduan alkohol, kecanduan obat..dan penyakit tuber kolosis.


runissance wrote on Mar 11, '07
Good story though
bacht wrote on Mar 11, '07
Thanx,
katalisforum wrote on Apr 19, '07
nice review...
bacht wrote on Apr 21, '07
thanx..brow..
Add a Comment
How would you rate this movie? (optional)
   
© 2008 Multiply, Inc.    About · Blog · Terms · Privacy · Corp Info · Contact Us · Help