Blog EntrySebuah cerita dari negeri yang teramat jauhSep 9, '07 7:15 PM
for everyone
Hmm...pukul 05:26 dini hari..

Mataku belum juga sepakat untuk menganyam diri dalam keterjagaan mimpi. Setelah lulus..semakin sendiri ...serasa tidak ada beban lagi..meditasi, kontemplasi..konsentrasi mencerap semua hal yang memperbesar ruang kemungkinan pada alam ketidak mungkinan. Ide. Untuk menciptakan sesuatu secara inovatif..tidak cukup hanya dengan mengerjakannya saja..aku perlu mimpi untuk mengembangkannya ke arah yang mendekati kesempurnaan. Aku akan mengambil waktu sebanyak-banyaknya untuk menciptakan karya..menyampaikan..sebuah berita besar yang hanya bisa aku saja untuk menembusnya..secara visual. Bagiku melukis seperti menyampaikan wahyu..ketika aku mendapatkan sesuatu, maka sebuah kebutuhan bagiku untuk memvisualisasikannya..berbagi dengan orang yang mau dibagi.

Dunia?...setua apa dirimu?..aku tahu, tidak lama lagi..dan tak seberapa lama lagi. Hampir pada setiap gugusan sistem nilai mengalami perubahan besar-besaran. Nilai. Yang membuatmu berharga atau tidak dihadapan apa yang kau hargai dan apa yang tidak kau hargai. Relatif. Sungguh relatif dan juga fana.Apa yang berharga belum tentu bagus, dan apa yang bagus belum tentu berharga. Benarkah begitu?..apa yang benar belum tentu bagus, dan yang bagus belum tentu benar...

Ada orang yang tidak tahu apa yang tidak diketahuinya.
Ada orang yang tahu apa yang tidak diketahuinya.
Ada orang yang tidak tahu apa yang diketahuinya.
Dan ada orang yang tahu apa yang diketahuinya.

Jiwa-jiwa silih berganti mengisi materi yang tersusun dari silsilah yang konstuktifitasnya terus berkesinambungan sampai kiamat. Kiamat??..haha...apa itu kiamat?..

Yang aku tahu "qiyamat" itu "berdiri"..lalu aku bertanya, apa yang berdiri?..atau siapa yang berdiri?..bedalah antara kiyamat sama akhir kehidupan duniawi...hhhh...ngeri. Atau hancurnya alam semesta ini?...itu bukan kiamat!! Itu aljalzalah...dimana semuanya kandas tak tersisa...semuanya..!! kecuali Dia.

Aku sering membayangkan sebuah alam..yang materinya terbuat masih dari materi alam ini sebenarnya. Namun telah melalui proses trilyunan tahun..dan dengan prosesi data triliyunan terabyte...or what?..Prosesnya mungkin hampir sama seperti...tanah yang lama kelamaan menjadi batu...dari batu menjadi mineral..dari mineral menjadi ..apa ya besi aja deh...terus dari besi jadi..tembaga...perunggu...emas muda..tua..platina..?..berlian mungkin..

Sebuah daratan yang dataaarrr nan datar dan seluas kemampuan gabungan seluruh manusia untuk membayangkan tempat itu seluas-luasnya..(datar dalam arti serius. bukan datar menurut kamu. tapi datar menurut makhluk terkecil. Makhluk yang 100000000000000000000000000000000000000000000000000000000000000000000000 kali lebih kecil dari eter yang akan menilai itu datar.Datar!!hingga kalau dataran itu dimiringkan 0,000,0000,000,0,1 derajat saja lalu kau meletakan sebuah telor gajah deh biar gampang - di satu ujung, maka bola itu akan menggelinding sampai di ujungnya yang lain dan tidak retak sedikit pun!) yang terbuat dari platina atau sebangsanya yang lebih keren...trilyunan manusia berdiri disitu...dengan kemampuan masing-masing..sementara suhu ditempat itu...sangat panas!!! Sangat panas!! (perbandingannya: "Siapa ibu di bumi ini yang paling sayang (sekali) sama anak bayi pertamanya yang sangat didambakannya...pada saat itu akan tega menginjak bayinya sendiri untuk alas kakinya saking tidak kuat panasnya! Kebayang?? bayangin aja sendiri ya...) dan tidak ada satupun tempat untuk berteduh....bahkan sehelai bulu dari daun akasia pun!!Tidak ada harapan untuk berteduh...dan tidak ada harapan...dan tidak ada harapan...dan tidak ada harapan...perbandingan perasaan "Hopless" disini:

Kalau seluruh bumi ini ditanami gandum..seluruhnyaaa...dan tidak ada laut..seluruhnya dataran semua ditanami gandum...lalu ada seekor burung pipit (sebagai simbol harapan) yang akan mematuk "salah satu" BIJI gandum dari sehelai dari salah satu ranting pohon dari salah satu dahan dari salah satu pohon dari salah satu gunung dari..ratusan ribu gung lainnya..untuk dibawa terbang...untuk di angkat dari penderitaan itu..(gandum perumpamaan manusia)...kalau ada harapan seperti ini masih mendingan!!!...yang aku bilang disini TIDAK ADA HARAPAN!!! TITIK. Dan kamu tidak pernah bisa bunuh diri...soalnya kematian sudah menemui ajalnya duluan. Kamu..ahh...rasa yang teramat dalam..

duh udah pagi...lain kali deh disambung lagi ceritanya...

*Referensi metafor diambil dari Al-qur'an dan Injil Barnabas..



serenitysolitude wrote on Sep 10, '07
Babe..... *tetep semangat* ok?

*hugs for you... buat kasi semangat lagi ok....

dont run around with sharps objects... apalagi setelah baca yang ini.... duh...

just stay away from sharp objects aight... huhu
Add a Comment
   
© 2008 Multiply, Inc.    About · Blog · Terms · Privacy · Corp Info · Contact Us · Help